Website Wajib Lapor Ketenagakerjaan Online yang Perlu Diketahui

Adanya website wajib lapor ketenagakerjaan online mendorong perusahaan untuk wajib lapor secara online. layanan ini dilakukan seiring dengan penggunaan teknologi Single Sign On atau SSO yang dilakukan pemerintah untuk layanan public. Dengan adanya teknologi tersebut membuat pengawasan terhadap ketenagakerjaan dapat dilakukan secara online. Selain itu, perusahaan juga tidak perlu lagi untuk melaporkan secara konvensional.

Pelaporan tersebut harus dilakukan secara rutin dan sesuai ketentuan. Jika tidak, perusahaan akan terkena sanksi sesuai dengan UU 7 th 1981 Pasal 10 mengenai Wajib lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan. Menurut UU tersebut, perusahaan yang tidak lapor akan diancam dengan kurungan maksimal 3 bulan atau denda setinggi-tingginya Rp 1 juta.

Laporan tersebut harus berisi mengenai identitas perusahaan, jabatan, hubungan ketenagakerjaan, jaminan sosial tenaga kerja, lowongan kerja, jumlah pekerja asing dan jumlah pekerja per tahunnya. Jadi jika content writer misalnya untuk membuat artikel pose agar feed instagram semakin keren, maka CW tersebut juga harus ikut serta masuk laporan.

Website Wajib Lapor Ketenagakerjaan Online yang Perlu Diketahui

Website Wajib Lapor Ketenagakerjaan Online yang Perlu Diketahui

Untuk pelaporannya, maka Anda perlu mengakses website wajib lapor ketenagakerjaan online terlebih dahulu. Setelah itu pelaporan secara daring, sesuai dengan PP No. 18 Th 2017, dilakukan ketika:

  1. Selepas atau sesudah mendirikan, memindahkan, menjalankan kembali perusahaan tersebut.
  2. Sebelum memindahkan, membubarkan atau menghentikan perusahaan.

Hal yang harus dicatat dalam laporan tersebut harus dilakukan 30 hari sebelum atau sesudah kegiatan. Pengurus atau pengusaha wajib untuk melakukan pelaporan secara berkala per 1 tahun di bulan desember.

Cara Pelaporan Daring

Untuk melakukan lapor daring, ada beberapa cara yang harus dilakukan. Caranya adalah sebagai berikut ini:

  • Masuk ke website wajib lapor yang dimiliki oleh kemnaker. Setelah itu, anda harus registrasi terlebih dahulu jika perusahaan Anda belum memiliki akun. Isi data lengkapnya di kolom registrasi untuk mendaftar.
  • Jika perusahaan sudah terdaftar, maka Anda bisa langsung menggunakan layanan lapor daring tersebut. Untuk pengusaha yang ingin menjalankan kembali, mendirikan atau memindahkan, maka formulir yang harus diisi adalah:
    1. Kodifikasi perusahaan.
    2. Keadaan perusahaan: hubungan ketenagakerjaan, perlindungan tenaga kerja, keadaan tenaga kerja, kesempatan kerja.
  • Jika pengusaha ingin memindahkan, membubarkan atau menghentikan perusahaan maka Anda perlu membuat laporan yang berisi tentang:
    1. Identitas perusahaan: nama, alamat, pengusaha serta pengurus perusahaannya.
    2. Tanggal memindah, membubarkan atau menghentikan perusahaan.
    3. Alasan pemindahan, pembubaran atau penghentian perusahaan.
    4. Kewajiban yang sudah diselesaikan dan yang akan dilaksanakan terhadap karyawan.
    5. Jumlah pekerja yang diberhentikan.

Laporan tersebut nantinya akan diterima oleh Kemenaker. Kemudian pengawas ketenagakerjaan akan diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan tersebut. Misalnya apakah sudah melakukan kewajiban terhadap para pekerjanya atau belum.

Dengan informasi website wajib lapor ketenagakerjaan online tersebut, semoga bermanfaat untuk Anda. Jikapun Anda mengalami kendala, ada baiknya untuk menanyakannya langsung ke Kemenaker.