Perbedaan Blog dan Website Berdasarkan Tujuan, Jenis Konten, dan Gaya Bahasa

December 16, 2020 by No Comments

Tidak semua orang memahami perbedaan blog dan website. Sekilas, keduanya memang tampak serupa. Sebuah situs online yang terdiri dari halaman-halaman berisi konten teks, gambar, video, dan audio. Jasa bikin website pun kerap kesulitan memahami keinginan klien, apakah project yang dimaksud adalah blog atau website.

Bagaimana pun juga, memahami perbedaan antara keduanya adalah hal yang penting. Dari sisi pengembang, blog dan website memiliki tingkat kesulitan dan selisih biaya yang cukup signifikan. Dari sudut pandang pengguna, membedakan blog dengan website akan mengarahkan Anda menuju konten yang lebih relevan dan informatif. Minimal ada tiga sudut pandang yang bisa kita gunakan untuk menemukan perbedaan tersebut.

 

3 Perbedaan Blog dan Website

 

  • Tujuan

Perbedaan blog dan website yang utama adalah tujuan pembuatannya. Blog dibuat untuk mencurahkan hobi, ide, dan pengalaman seorang penulis. Dengan begitu, titik fokus utama sebuah blog adalah kualitas kontennya. Kemampuan desain dan pemrograman bukan hal yang wajib untuk hal ini.

Lain ceritanya dengan website. Umumnya, sebuah website dibuat dengan tujuan-tujuan yang lebih spesifik. Website bisnis dibuat untuk pemasaran, website pemerintahan dibuat untuk edukasi dan informasi masyarakat, begitu juga dengan jenis website lainnya. Tentu saja dibutuhkan kemampuan desain, programming, dan marketing yang memadai untuk dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut.

 

  • Konten

Perbedaan blog dan website juga dapat ditinjau dari isi konten yang disajikan. Konten blog biasanya lebih bersifat informatif, bersahabat, familiar, dan tidak mengandung motif tertentu. Misalnya konten seorang Blogger yang membagikan pengalamannya berlibur ke Pantai Kuta. Pengunjung diajak untuk menjelajahi isi kepala si penulis melalui artikel yang disajikan.

Tidak seperti konten blog, konten website memiliki motif atau tujuan lain di baliknya. Misalnya artikel yang menjelaskan tentang cara menurunkan berat badan. Konten ini memang bersifat informatif, tapi di bagian akhir, penulis merekomendasikan produk yang mereka jual sebagai salah satu solusi diet. Teknik penulisan konten pun harus memerhatikan SEO, strategi pemasaran, dan psikologi konsumen.

 

  • Gaya Bahasa

Perbedaan blog dan website cukup jelas terlihat dari gaya bahasa yang digunakan. Karena blog dibuat untuk tujuan pribadi, gaya bahasanya pun terkesan informal, ringan, dan familiar. Pembaca akan merasa seolah sedang bercengkerama dengan seorang teman.

Konten website biasanya menggunakan gaya bahasa yang lebih formal karena bertujuan untuk membangun reputasi, kredibilitas, dan kepercayaan konsumen. Pedoman penulisan pun benar-benar diperhatikan demi menghasilkan artikel yang terpercaya. Tapi jika artikel dibuat untuk prospek anak-anak muda, banyak juga konten website berbahasa kasual seperti tema lifestyle dan fashion.

 

Kenali Perbedaan Blog dan Website

Masih banyak perbedaan lain antara blog dan website. Setidaknya, Anda sudah memiliki sedikit gambaran mengenai apa itu blog dan apa itu website ditinjau dari tiga sudut pandang di atas. Memahami perbedaan antara keduanya sangatlah penting, baik untuk pemilik maupun pengunjung. Jadi, cobalah untuk lebih teliti dalam mengamati perbedaan blog dan website setiap mengunjungi sebuah situs di internet.